Category Archives: Berita Palembang

Palembang Pakai Sistem Kantung Parkir.

PALEMBANG – Kemacetan menjadi momok warga kota-kota besar seperti Palembang, berbagai cara dilakukan guna mengatasi persoalan yang tak pernah selesaikan. Walikota Palembang, Eddy Santana Putra memberikan dua opsi untuk memperlancar arus lalu lintas kendaraan.

Eddy santana pada saat pelantikan pejabat eselon III dan IV di lingkungan pemerintah kota beberapa hari lalu mengatakan, tidak mudah mengatasi kemacetan perlu kerja keras dari berbagai pihak dan kesadaran masyarakat terutama pemilik kendaraan baik roda dua maupun empat. Apabila tidak dilakukan kemacetan bertambah parah, mengingat pertumbuhan kendaraan bermotor sangat pesat.

“Tak mudah membatasi mobil dan motor. Kita harus mencari cara agar masyarakat menyukai angkutan umum,” tutur Eddy.

Ada dua cara mengatasi hal tersebut, yakni membuat kantung-kantung parkir dan memberlakukan nomor polisi genap dan ganjil. Kantung-kantung parkir tersebut, kata Eddy, dibangun dibeberapa lokasi seperti Simpang empat dan Terminal KM 12 atau Alang Alang Lebar. Pemilik kendaraan yang ingin menuju ke kota harus menitipkan mobil atau sepeda motor di kantung parkir dan melanjutkan perjalanannya dengan menggunakan angkutan umum BRT Trans Musi.

Arsep Pajario
Sriwijaya Post — 6 Agustus 2010.

Peziarah Padati Pemakaman.

PALEMBANG Menjelang Ramadhan sejumlah pemakaman di Palembang ramai dikunjungi warga. Mereka datang untuk berziarah ke kuburan orang terdekat yang telah mendahului mereka.

Pantauan Sripo, Jum’at (6/8), ratusan warga sejak pagi berbondong-bondong ziarah ke pemakaman mengingat mati juga melepas rindu sesaat menjelang puasa.

Siti Rahmah, yang dijumpai di TPU Puncak Sekuning mengatakan, tradisi ini rutin dilakukan ketika menjelang puasa. Ia bersama keluarganya sengaja datang di hari Jumat karena dianggap hari yang tepat untuk berkunjung ke makam keluarganya. “Kami terbiasa ziarah kubur itu hari Jumat. Kebetulan ini hari Jumat terakhir sebelum puasa jadi kami rencanakan hari ini,” katanya.

Sementara itu, ramainya warga yang menggunakan kendaraan dan mengakibatkan di pemakaman padat. Hal itu tentu saja dimanfaatkan para tukang parkir dadakan untuk mendapatkan sedikit keuntungan. Disisi lain pedagang kembang juga tau mau ketinggalan menjajakan dagangan mereka.

Eko Adisaputro
Sriwijaya Post — 6 Agustus 2010.

Ratusan Liter Minyak Tumpah.

PRABUMULIH Ratusan liter minyak mentah PT Pertamina tumpah di kebun warga. Hal itu disebabkan pipa distribusi yang dialiri minyak dipotong 120 centimeter oleh kawanan pencuri.

Mardiansyah, Danru Lapangan Gunung Kemala mengatakan, kawanan pencuri dengan bekal gergaji besi memotong perlahan-lahan pipa di lokasi kejadian. Hal ini didukung dengan ditemukannya jaket dan sebilah gergaji besi yang diduga digunakan pelaku.

Pertamina sendiri masih melakukan inventarisasi terhadap dampak pencemaran dan pipa yang hilang. Terkait pencurian itu, pihaknya belum bisa menerka kerugian yang diderita.

Selain perbaikan, pihak Pertamina juga melakukan pembersihan terhadap minyak yang tumpah. Penyedotan dipilih untuk menyingkat waktu.

Muksin Try Marnandez
Sriwijaya Post — 9 Juli 2010.

Parkir Sembarangan Mobil Plat Merah Digembok.

PALEMBANG Pelanggaran lalulintas tidak melulu dilakukan sopir bus kota dan angkot. Mobil dinas plat merah parkir sembarangan di pinggir Jl Cek Agus Kiemas, samping Masjid Agung, dikunci rodanya oleh petugas Dishub Kota Palembang dan polisi dipimpin Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan Dishub Palembang, Nyimas Chodidjah yang melakukan patroli, Kamis (8/7).

Pengendara mobil tidak ada di tempat, tapi TKP tetap ditunggui petugas Dishub untuk memberikan surat denda pelanggaran. Novian, petugas Dishub, mengatakan, pihaknya tidak pandang bulu terhadap pelanggaran parkir sembarangan di pinggir jalan dan berpotensi menyebabkan macet.

“Apalai ini mobil plat merah yang semestinya jadi contoh masyarakat,” katanya.

Aang Hamdani
Sriwijaya Post — 8 Juli 2010.

Alex Noerdin Minta Dukungan Forum Ormas.

PALEMBANG – Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH usai melantik Forum Ormas Sumsel, Selasa (6/7) di Griya Agung mengatakan, pembentukan Forum Ormas merupakan amanat dari Mendagri sehingga daerah berkewajiban melaksanakannya. Bagi Ormas yang setuju bergabung, silahkan saja tetapi bagi yang tidak bersedia tidak ada paksaan.

Melihat susunan pengurus Forum Ormas Sumsel ini, Alex Noerdin yakin semuanya memiliki kemampuan yang tinggi sehingga dapat menyumbangkan tenaga, pikiran dan gagasan kepada pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.

Dalam konteks pelaksanaan SEA Games XXVI 2011 mendatang, Alex Noerdin sangat membutuhkan doa dan dukungan masyarakat sehingga pelaksanaan SEA Games terlaksana dengan baik. “Momentum SEA Games ini adalah untuk memicu dan memacu percepatan pembangunan di Sumsel khususnya Palembang dan sekitarnya,” katanya.

Alex Noerdin juga mengungkapkan kenapa Pemprov Sumsel begitu ngotot dan terus berusaha agar SEA Games terlaksana di Palembang. Menurutnxa, even olahraga ini dilaksanakan setiap empat tahun lagi dan Indonesia dipercaya sebagai penyelenggaqa, termasuk sumsel ditawarkan sebagai tempat penyelenggara juga. Artinya, untuk menjadi tuan rumah dibutuhkan 40 tahun lagi dan belum tentu 40 tahun mendatang dimainkan di Sumsel.

Dikatakan, mumpung ditawarkan, maka peluang emas ini harus dimanfaatkan sebaiknya. Sumsel satu-satunya provinsi di luar Jawa yang dipercaya sebagai penyelenggara 11 cabang olahraga. “Kita kini berusaha menambah beberapa cabang lagi sehingga menjadi tempat upacara pembukaan dan penutupan SEA Games yang dihadiri 11 kepala negara,” katanya.

Husin
Sriwijaya Post — 6 Juli 2010.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.